Kabupaten Ponorogo Siap Melaksanakan Vaksinasi Covid-19

LANGKAH dan upaya untuk mencegah penyebaran covid-19 terus dilakukan. Salah satunya dengan membangun kekebalan individu dan kelompok atau herd immunity. Hal ini dilakukan dengan pelaksanaan vaksinasi covid-19 dan pembentukan Satgas Vaksinasi Covid-19 Ponorogo.

Pembentukan Satgas Vaksinasi Covid-19 Ponorogo dilaksanakan pada Kamis, 7 Januari 2021 dalam rapat yang dipimpin langsung oleh Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni di Pendopo Agung Ponorogo. Dalam kepengurusan Satgas Vaksinasi ini, Bupati, Kapolres dan Dandim Ponorogo menjadi penasehat. Ketua Satgas diduduki oleh Sekda Kabupaten Ponorogo dengan wakil ketua adalah kepala Dinkes Ponorogo dan direktur RSUD dr Harjono Ponorogo. Kepengurusan lainnya diisi dari berbagai instansi serta melibatkan rumah-rumah sakit swasta yang ada di Ponorogo.

“Satgas ini adalah pelaksana dari vaksinasi. Vaksinasi ini penting dilakukan untuk membangun kekebalan kelompok (masyarakat) atau herd immunity. Tugas paling penting selain memvaksin adalah melakukan edukasi tentang penting melakuan vaksinasi itu sendiri,” ungkap Bupati Ipong usai rapat.

Dikatakannya, untuk gelombang pertama, vaksinasi akan dilakukan kepada para tenaga kesehatan, petugas publik dan lansia dengan kriteria tertentu. Pelaksanaannya pada Januari hingga April nanti. Vaksin yang akan disuntikkan adalah Sinovac. Vaksin akan diberikan gratis sepenuhnya. Masyarakat lain menyusul pada gelombang berikutnya.

Secara nasional, kata Bupati Ipong, gelombang pertama vaksinasi covid-19 ini akan menyasar 1,3 juta tenaga kesehatan, 17,4 juta petugas publik, 21,5 juta lansia. Gelombang kedua akan berlangsung Apil 2021 hingga Maret 2022 dengan menyasar 63,9 juta masyarakat di daerah dengan penularan tinggi, 77,4 juta masyarakat lainnya dengan pendekatan klaster sesuai dengan ketersediaan vaksin.

Kepala Dinkes Ponorogo Rahayu Kusdarini menyatakan, sejauh ini pihaknya sudah mengusulkan nama-nama warga Ponorogo yang akan mendapatkan vaksin pada gelombang pertama. Mereka adalah sekitar 3.600 tenaga kesehatan.

“Tapi untuk keputusan berapa yang akan divaksin kita masih menunggu dari pusat. Saat ini vaksin masih berada di Pemprov Jatim. Kapan tiba di Ponorogo kita juga menunggu keputusan dari pusat,” ujarnya.

Vaksinasi pertama kali akan dilaksanakan pada 13 Januari mendatang, yaitu kepada Presiden RI Joko Widodo. Menyusul pada tangal 14 Januari seluruh gubernur dan wakilota/bupati di sekuruh Indonesia. Setelahnya baru masyarakat umum yang disasar. (ponorogo.go.id)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *