Breaking News
- Peletakan Batu Pertama Klinik Al-Manar UMPO oleh Dr. Hanif Faisol Nurofiq, S. Hut. M.P. Wakil Menteri Koordinator (Wamenko) Bidang Pangan RI
- TAK HANYA SIAGA MEDIS, DINAS KESEHATAN PONOROGO TURUT TAKLUKKAN RUTE BHAYANGKARA RUN 2026!
- Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur menggelar Rapat Koordinasi Teknis (Rakontek) Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Jawa Timur 2026 di Kota Batu
- Kabupaten Ponorogo berhasil meraih penghargaan atas Penurunan Jumlah Kematian Ibu dan Bayi Tahun 2025 dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur
- Pendopo Pemkab Ponorogo seru banget, lho! DWP Kabupaten Ponorogo resmi berkolaborasi dengan Akademi Ahlinya Buat Citarasa (ABC) untuk bikin event yang super bermanfaat!
- Kirab Pusaka Grebeg Suro Tahun 2026
- Mencegah Stunting Dimulai dari Kawal Ibu Hamil!
- Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT. Sebanyak *557 jemaah haji Kabupaten Ponorogo (Kloter 19 dan 20)* telah tiba dengan selamat, sehat, dan lengkap di *Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES)*
- Ponorogo Bergerak Menuju Swasti Sabha Wistara 2027!
- Dinas Kesehatan Kab. Ponorogo bareng Kakak-kakak dari PERSAKMI dan PERSAGI sukses gelar AKSI BERGIZI DI SEKOLAH
Anggota Saka Bakti Husada (SBH) Ponorogo naik kelas! Detak jantung itu berharga, dan kami belajar cara menjaganya

Anggota Saka Bakti Husada (SBH) Ponorogo naik kelas! Detak jantung itu berharga, dan kami belajar cara menjaganya. Kali ini, kami membekali diri dengan kemampuan Basic Life Support (BLS) atau Bantuan Hidup Dasar. Karena dalam keadaan darurat, setiap detik sangatlah berharga.
Mulai dari Badegan sampai ke pusat kota Ponorogo, semangatnya luar biasa!
-Kwaran Badegan
-Kwaran Jambon
- Kwaran Jenangan
-Kwaran Jetis
- Kwaran Ponorogo
Manfaat Pelatihan BLS bagi Anggota SBH
-Peningkatan Skill Teknis: Anggota tidak hanya paham teori, tapi mampu melakukan RJP (Resusitasi Jantung Paru) dan penanganan tersedak secara benar sesuai prosedur medis.
-Kesiapsiagaan Darurat: Membentuk mental yang tenang dan tidak panik saat menghadapi situasi kritis atau kecelakaan di sekitar mereka.
-Kepercayaan Diri: Memberikan keberanian bagi anggota SBH untuk bertindak sebagai first responder sebelum bantuan medis profesional tiba.
-Penguatan Peran SBH: Menegaskan peran Saka Bakti Husada sebagai garda terdepan Pramuka di bidang kesehatan masyarakat.
Harapan ke Depan
-Zero Victim di Lokus: Berharap di 5 Kwaran (Badegan, Jambon, Jenangan, Jetis, Ponorogo) terdapat kader kesehatan yang siap membantu menurunkan risiko fatalitas pada kecelakaan.
-Transfer Ilmu: Anggota yang telah dilatih diharapkan mampu membagikan ilmu dasar ini kepada rekan sebaya di sekolah atau lingkungan rumah.
-Standardisasi Kecakapan: Terciptanya standar kecakapan khusus (TKK) yang mumpuni bagi seluruh anggota SBH di Kabupaten Ponorogo.
-Sinergi Berkelanjutan: Pelatihan ini diharapkan menjadi awal dari kolaborasi rutin antara tenaga kesehatan profesional dengan kader muda Pramuka.
Bukan sekadar materi, tapi tentang kesiapsiagaan tangan kita untuk menyelamatkan nyawa. Dari SBH untuk masyarakat Ponorogo yang lebih sehat dan tangguh! Melalui pelatihan ini, diharapkan adik-adik anggota SBH mampu menjadi first responder yang sigap, tepat, dan berani dalam memberikan pertolongan pertama di wilayah masing-masing.
Terima kasih kepada seluruh instruktur dan peserta yang telah berpartisipasi dengan penuh antusias. Sampai jumpa di giat bakti selanjutnya!







Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments








