Breaking News
- Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur menggelar Rapat Koordinasi Teknis (Rakontek) Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Jawa Timur 2026 di Kota Batu
- Kabupaten Ponorogo berhasil meraih penghargaan atas Penurunan Jumlah Kematian Ibu dan Bayi Tahun 2025 dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur
- Pendopo Pemkab Ponorogo seru banget, lho! DWP Kabupaten Ponorogo resmi berkolaborasi dengan Akademi Ahlinya Buat Citarasa (ABC) untuk bikin event yang super bermanfaat!
- Kirab Pusaka Grebeg Suro Tahun 2026
- Mencegah Stunting Dimulai dari Kawal Ibu Hamil!
- Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT. Sebanyak *557 jemaah haji Kabupaten Ponorogo (Kloter 19 dan 20)* telah tiba dengan selamat, sehat, dan lengkap di *Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES)*
- Ponorogo Bergerak Menuju Swasti Sabha Wistara 2027!
- Dinas Kesehatan Kab. Ponorogo bareng Kakak-kakak dari PERSAKMI dan PERSAGI sukses gelar AKSI BERGIZI DI SEKOLAH
- Wujudkan Santri Sehat, Ponorogo Hebat!
- Ponorogo Resik, Rakyat Ciamik!
SIMULASI Penanganan Kegawatdaruratan Medis Massal Keracunan Makanan Pada Anak Sekolah.

RSU Aisyiyah bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo dan SMU Muhammadiyah Ponorogo, menggelar kegiatan Simulasi Penanganan Kejadian Luar Biasa (KLB) keracunan makanan pada anak sekolah (Selasa, 05/05/2026).
Sejumlah 4 Ambulans PSC 119 Ponorogo dikerahkan, setelah mendapat laporan dari RSU Aisyiyah Ponorogo tentang adanya kejadian keracunan makanan massal di SMU Muhipo Ponorogo.
Tidak lebih dari 10 menit, petugas PSC 119 Ponorogo tiba dilokasi dan melakukan pertolongan pertama. Setelah dilakukan assesment dan pertolongan pertama, para siswa yang mengalami keracunan segera dirujuk ke RSU Aisyiyah Ponorogo untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Dalam kegiatan ini PSC 119 Dinkes Ponorogo mengerahkan jaringan Tim PSC 119 Puskesmas Ponorogo Utara dan Puskesmas Ponorogo Selatan dalam proses penangannnya.
Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka mengecek kesiapsiagaan dan respon time petugas dalam penanganan kejadian kegawatdaruratan medis massal di masyarakat.




Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments








