Breaking News
- Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT. Sebanyak *557 jemaah haji Kabupaten Ponorogo (Kloter 19 dan 20)* telah tiba dengan selamat, sehat, dan lengkap di *Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES)*
- Ponorogo Bergerak Menuju Swasti Sabha Wistara 2027!
- Dinas Kesehatan Kab. Ponorogo bareng Kakak-kakak dari PERSAKMI dan PERSAGI sukses gelar AKSI BERGIZI DI SEKOLAH
- Wujudkan Santri Sehat, Ponorogo Hebat!
- Ponorogo Resik, Rakyat Ciamik!
- Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Posyandu Keluarga Bergerak Bersama demi Masyarakat Sehat!
- SIMULASI Penanganan Kegawatdaruratan Medis Massal Keracunan Makanan Pada Anak Sekolah.
- Anggota Saka Bakti Husada (SBH) Ponorogo naik kelas! Detak jantung itu berharga, dan kami belajar cara menjaganya
- Selamat Hari Pendidikan Nasional!
- Senam Sehat Bugar di Gedung Terpadu Kabupaten Ponorogo
inspeksi mendadak (sidak) di lima sekolah tingkat menengah (SMP dan MTs) serta di sekolah dasar

Dalam upaya menegakkan Peraturan Daerah tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR), Satgas KTR Kabupaten Ponorogo yang terdiri dari Dinas Kesehatan, Puskesmas, Dinas Pendidikan, dan Satpol PP bergerak bersama melakukan inspeksi mendadak (sidak) di lima sekolah tingkat menengah (SMP dan MTs) serta di sekolah dasar. Sidak juga dilakukan di beberapa fasilitas pelayanan kesehatan sebagai bentuk komitmen bersama untuk melindungi masyarakat dari paparan asap rokok.
Tim menyusuri ruang demi ruang, halaman, dan area tersembunyi yang sering luput dari pantauan. Hasilnya, meski sebagian sekolah sudah memiliki kebijakan dan komitmen, masih ditemukan sekolah yang belum memiliki Surat Keputusan (SK) KTR. Lebih memprihatinkan lagi, ditemukan puntung rokok di sudut-sudut lingkungan sekolah — bukti nyata bahwa masih ada perilaku merokok di kawasan yang seharusnya bersih dari asap dan produk tembakau.
Pemandangan itu menjadi pengingat bahwa perjuangan menciptakan lingkungan sehat bukan hanya soal memasang papan larangan, tetapi tentang membangun kesadaran, kedisiplinan, dan teladan. Anak-anak adalah generasi penerus, dan lingkungan sekolah seharusnya menjadi tempat yang aman dari zat adiktif dan asap rokok.
Sidak ini bukan sekadar penindakan, tetapi juga ajakan untuk berbenah. Satgas KTR mengimbau seluruh sekolah dan fasilitas kesehatan agar segera melengkapi SK KTR, memperkuat pengawasan internal, serta menegakkan aturan secara tegas. Melindungi generasi muda dari bahaya rokok adalah tanggung jawab bersama, demi masa depan Ponorogo yang sehat, cerdas, dan bebas asap rokok.



Write a Facebook Comment
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
View all comments








